Liverpool menghadapi ancaman serius untuk tidak lolos ke Liga Champions musim depan. Manajer Arne Slot secara tidak langsung menyinggung rekam jejak pendahulunya, Juergen Klopp, yang pernah mengalami musim tanpa kompetisi antarklub Eropa tertinggi.
Performa Labil Hantui The Reds
Performa inkonsisten The Reds belakangan ini membuat mereka tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Premier League dengan raihan 39 poin dari 25 pertandingan. Jarak enam poin dengan Manchester United di posisi keempat, yang telah memainkan satu laga lebih banyak, menjadi pekerjaan rumah besar bagi Slot. Selain itu, mereka juga tertinggal lima poin dari Chelsea di posisi kelima, yang berpotensi mendapatkan tiket tambahan Liga Champions untuk Inggris.
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Nasib Slot
Tiket Liga Champions ini diyakini akan sangat menentukan nasib Arne Slot di Anfield. Posisi manajer asal Belanda tersebut belakangan ini mulai disorot menyusul hasil yang kurang memuaskan. Namun, Slot melihat adanya kemungkinan klub mempertahankannya, mengingat preseden yang pernah terjadi sebelumnya.
Juergen Klopp, manajer legendaris Liverpool, pernah gagal membawa timnya finis di empat besar pada musim 2022/2023. Akibatnya, Liverpool harus berkompetisi di Liga Europa pada musim berikutnya. Pengalaman ini menjadi gambaran bagi Slot mengenai bagaimana klub bereaksi terhadap kegagalan lolos ke Liga Champions.
Kutipan Arne Slot
“Itu lagi-lagi pertanyaan yang sulit untuk saya jawab (apakah akan lanjut di Liverpool musim depan), sebab saya tak memutuskan masa depan saya sendiri,” ujar Arne Slot, dikutip dari Sky Sports.
Slot menambahkan, “Satu-satunya yang saya tahu adalah itu (gagal ke Liga Champions) sudah pernah terjadi sebelumnya dan belum lama ini, dan itu tidak memengaruhi masa depan manajer saat itu.”
Meski demikian, ia menyadari bahwa sejarah tidak selalu menjadi jaminan. “Tapi tentu saja itu tak menjamin apapun.”






