Pamplona – Real Madrid harus menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Osasuna dalam lanjutan Liga Spanyol di Stadion El Sadar, Sabtu (21/2) malam WIB. Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui timnya tidak menunjukkan performa terbaik dalam pertandingan tersebut.
Jalannya Pertandingan
Los Blancos tertinggal lebih dulu melalui gol penalti Ante Budimir di babak pertama, setelah Thibaut Courtois melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Vinicius Junior sempat menyamakan kedudukan di babak kedua, namun Raul Garcia memastikan kemenangan Osasuna melalui golnya di menit akhir pertandingan.
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Real Madrid atas Osasuna dalam 15 tahun terakhir.
Statistik Pertandingan
Dalam pertandingan tersebut, Real Madrid mendominasi penguasaan bola dengan 61% dan melepaskan 15 tembakan, di mana 5 di antaranya mengarah ke gawang Osasuna. Sementara itu, Osasuna hanya membutuhkan 13 percobaan dengan 2 tembakan tepat sasaran untuk mencetak dua gol.
Analisis Arbeloa
Arbeloa menilai Osasuna mampu memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan dengan baik. Ia juga menyoroti kurangnya intensitas dan lambatnya aliran bola dari timnya.
“Saya kira kami tidak main bagus. Osasuna memainkan permainan mereka, dan dua tembakan ke arah gawang mereka semuanya jadi gol,” ucap Alvaro Arbeloa dilansir Marca.
Advertisement
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan bahwa timnya perlu meningkatkan performa dan intensitas permainan.
“Kami bisa kok main lebih bagus lagi. Kami butuh main jauh lebih bagus, dengan intensitas lebih besar karena itulah ekspektasi terhadap kami. Kami kurang kendali dan kurang cepat mengalirkan bola.”
Arbeloa menegaskan bahwa tanpa performa terbaik, tim manapun bisa mengalahkan Real Madrid.
“Jika kami tidak tampil dengan performa terbaik, tim manapun bisa mengalahkan kami. Tim lawan memberikan 100 persen, dan jika kam tidak…”






