AC Milan menelan kekalahan pahit di kandang sendiri dari Parma dengan skor 0-1 pada lanjutan Serie A, Senin (23/2/2026) dini hari WIB. Selain gagal memangkas jarak dengan Inter Milan di puncak klasemen, Rossoneri juga harus kehilangan gelandang andalannya, Ruben Loftus-Cheek, yang mengalami cedera parah.
Kekalahan yang Merugikan
Gol tunggal Mariano Troilo pada menit ke-80 menjadi penentu kemenangan Parma atas AC Milan di Stadion San Siro. Kekalahan ini membuat Milan tertahan di peringkat kedua klasemen dengan 54 poin dari 26 pertandingan. Mereka kini tertinggal 10 angka dari pemuncak klasemen, Inter Milan, yang telah mengumpulkan 64 poin.
Lebih menyakitkan lagi, kekalahan ini menghentikan rekor 25 laga tak terkalahkan yang telah diraih Milan di Serie A. Terakhir kali mereka merasakan kekalahan adalah pada pekan pertama musim ini melawan Cremonese dengan skor 1-2.
Cedera Parah Ruben Loftus-Cheek
Di tengah kekecewaan atas hasil pertandingan, AC Milan harus menghadapi kabar buruk terkait kondisi Ruben Loftus-Cheek. Gelandang asal Inggris tersebut mengalami cedera serius setelah berbenturan dengan kiper Parma, Edoardo Corvi, saat mencoba menyambut umpan silang dari Alexis Saelemaekers.
Pertandingan sempat terhenti cukup lama karena Loftus-Cheek memerlukan penanganan medis di lapangan. Ia terlihat harus menggunakan penyangga leher saat ditandu keluar dari lapangan. Pendarahan di wajahnya mengindikasikan kemungkinan adanya patah tulang atau gigi.
Loftus-Cheek dilaporkan dalam kondisi sadar saat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Jurnalis Sky Italia melaporkan bahwa cedera yang dialami Loftus-Cheek adalah patah tulang alveolar, yang meliputi tulang rahang atas dan bawah yang menyangga gigi.
Cedera ini diprediksi akan membuat Loftus-Cheek menepi dalam waktu yang lama. Hal ini tentu menjadi kerugian besar bagi AC Milan dalam perburuan gelar Scudetto di sisa 12 pekan kompetisi. Musim ini, Loftus-Cheek telah mencetak tiga gol dan satu assist dari 27 penampilan untuk Milan.






